HUBUNGI KAMI

PUSAT INFO BUDIDAYA TANAMAN
PLASTIK PERTANIAN & PERKEBUNAN
Polybag, Paranet (Shade Net), Mulsa Plastik, Plastik UV Greenhouse, Insect Net, Insect Screen, Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Roll, Terpal Plastik, Geomembran, Selang Plastik, Tali Salaran, Plastik Sungkup, Polynet (Safety Net), Kantong Sampah, Geomembran, Plastik LDPE, dll.

HUBUNGI KAMI
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone/Fax: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mudahnya Menanam Sawi Dengan Polybag



Saat ini, salah satu cara yang dapat dipakai guna menanam sayuran yakni media tanam polybag. Media tanam termasuk suatu faktor terpenting yang amat mempengaruhi hasil dari aktifitas bercocok tanam Anda. Media tanam bakal menentukan bagus tidaknya perkembangan tanaman yang nantinya mempengaruhi hasil dari produksi. Jenis media tanam memanglah amat banyak serta beragam bentuknya. Apalagi dengan adanya berkembangnya bermacam teknik bercocok tanam, semisal hidroponik serta aeroponik. Tiap jenis tumbuhan memerlukan sifat serta ciri media tanam yang berbeda-beda. Contohnya, tumbuhan buah memerlukan karakter media tanam yang beda dengan tumbuhan sayuran. Pohon buah membutuhkan media tanam yang ideal supaya dapat menopang perkembangan tanaman yang akan makin lebih besar, untuk jenis sayuran daun akan sedikit lebih membutuhkan media tanam yang subur atau gembur serta gampang guna ditembus akar.

Media tanam sendiri memang berperan penting dalam hal pemberian nutrisi, menopang pohon serta menyiapkan tempat untuk akar tanaman guna tumbuh serta berkembang. Melalui media tanam tanaman tersebut akan memperoleh sebagian besar nutrisinya. Guna budidaya tumbuhan di wadah pot ataupun polybag, media tanam bisa Anda buat untuk dijadikan pengganti tanah. Oleh sebab itu, perlu dapat menggantikan kegunaan utama tanah untuk tanaman. Media tanam yang bagus wajib mempunyai sifat fisik, kimia serta biologi yang memadai serta mencukupi dengan keperluan tanaman.

- Mengenal Lebih Dekat, Sawi
Sawi ialah sayuran yang kini sering dibudidayakan para petani. Petani di Indonesia hanya mengetahui 3 macam jenis sawi yang umumnya dibudidayakan, yakni antara lain : sawi putih atau sawi jabung, sawi hijau, serta sawi huma. Kini para masyarakat lebih mengetahui caisim ataupun sawi bakso. Tak hanya itu, ada pula jenis lainnya seperti sawi keriting serta sawi monumen. Ada juga yang menyebut sawi caisim dengan nama sawi cina. Sawi tersebut adalah jenis sawi yang terbanyak dijualbelikan di pasaran atau supermarket. Pada bagian tangkai daunnya panjang, langsing, warnanya putih kehijauan. Mempunyai daun yang lebar dan memanjang, tipis serta warnanya hijau. Tekstur rasa yang renyah, segar, serta sedikit rasa pahit, menjadikan sawi ini enak ditumis maupun dioseng, dan juga guna penjual mie ayam, mie bakso, maupun restoran cina.

BACA JUGA

Trik Mencangkok Buah yang Lebih Gampang

Budidaya Timun Suri yang Mudah, Panennyapun Melimpah

Cara Mudah Budidaya Labu, Supaya Hasil Panen Melimpah Ruah!

Tips Menarik Yang Membuat Anda Ingin Mencoba Budidaya Pir

Penanaman sawi sama halnya dengan menanam sayuran pada biasanya. Budidaya yang konvensional pada area lahan meliputi tahapan pengolahan lahan, persiapan bibit, metode penanaman, menyediakan pupuk serta pestisida, dan juga perawatan tanaman. Sawi bisa ditanam dengan monokultur ataupun tumpang sari. Tumbuhan yang bisa ditumpangsarikan yakni antara lain seperti bawang daun, bayam, kangkung darat, dan wortel. Sedangkan penanaman bibit sawi ada yang dengan langsung namun ada pula yang lewat pembibitan lebih dulu.

- Penanaman Sawi
Mula-mula, Anda harus mengerjakan pemilihan bibit yang bermutu serta pula menghasilkan produksi yang tinggi. Penentuan ini bisa berupa bibit yang telah memenuhi persyaratan sebab guna memperoleh bibit yang bermutu serta unggulan. Cara menanam sawi dengan polybag ini bisa dilakukan dengan membuat lobang tanam lebih dulu sekitar 2-3 cm, lalu masukkan bibit ataupun biji yang telah disiapkan sebelumnya ke lubang tanam, serta kubur dengan sisa permukaan tanah dari hasil pengelolahan media tanam. Kerjakan penyiraman sampai lembab ataupun sedikit basah. Ketika menanam lebih baik bibit ataupun benih perlu direndam dulu dengan juga larutan fungisida sekitar 2-4 ataupun lebih. Hal tersebut guna menghindari ataupun memperkuat tumbuhan terhadap para hama serta penyakit.

- Perawatan & Pemanenan Sawi
Perawatan pada sawi di polybag bisa dikerjakan dengan tahap penyulaman, pemupukan, pembubunan, penyiangan serta lalu penyiraman. Penyulaman sendiri dikerjakan dengan cara mengganti tanaman yang baru, yang tak tumbuh dalam media tanam. Penyiangan tersebut bisa dikerjakan dengan cara membersihkan hama gulma pada sekeliling tanaman sawi. Pemberian pupuk dapat dikerjakan dengan teratur serta memakai pupuk urea, Tsp, dan Kcl yang tentunya sesuai dengan takaran. Pembubunan pula dikerjakan dengan cara menimbun tumbuhan dengan memakai media tanah yang telah tercampuri pupuk sesudah tanam sekitar 20-30 hari. Sedangkan kalau penyiraman sawi, bisa Anda kerjakan cuma 2 kali sehari saja, guna menjaga kadar kelembapan pada tanah.

Hama serta penyakit tumbuhan sawi umumnya seperti siput, trips, bercak daun, ulat daun, busuk daun serta penyakit akar dan juga virus. Dalam mengerjakan penanganan ini perlu mengerjakan sanitasi kebun maupun area lahan sekitar, serta pula mengerjakan penyemprotan dengan bahan kimiawi memakai insketisida, fungisida yang sesai petunjuk. Panen sawi dengan media polybag, bisa Anda panen dengan usia 40-70 hari sesudah masa tanam, namun tergantung juga pada pemeliharaan serta pula varietesnya. Pemanenan sawi bisa dikerjakan dengan mencabutnya sampai akar tanaman serta pula memangkas pangkal daun serta bagian batang memakai alat tajam seperti pisau tajam serta gunting yang besar.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mudahnya Menanam Sawi Dengan Polybag"

Posting Komentar